Eka Indra Kumala Sambangi Korban Kebakaran di Lambu dan Beri Bantuan Tanggap Darurat

Semua Halaman

.

Eka Indra Kumala Sambangi Korban Kebakaran di Lambu dan Beri Bantuan Tanggap Darurat

REDAKSI
Kamis, 19 Oktober 2023


BIMA, MEDIANUSANTARA.ID-- Hj Eka Indra Kumala Djuwita SH, bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan 1 Nusa Tenggara Barat (Pulau Sumbawa) menyambangi korban kebakaran di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Senin (16/10/2023). 


Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut melihat langsung kondisi korban kebakaran di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima yang tinggal di tenda-tenda darurat di sekitar bekas puing-puing kebakaran. 


Eka Indra Kumala Djuwita membawa serta timnya yang langsung menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk korban kebakaran. Ia didampingi Ketua Tim Bappilu PPP Kabupaten Bima dan sejumlah tim Rumah Juang serta tim dari Eka Indra Kumala Djuwita Kecamatan Lambu disambut Kepala Desa Monta Baru Kecamatan Lambu,  Didi Afriansyah, S. Sos, tokoh masyarakat dah tokoh agama Desa Monta Baru, tokoh pemuda, sejumlah Kepala Urusan Desa Monta Baru dan im Tagana Dinas Sosial Kabupaten Bima. 


Saat tiba di lokasi kebakaran, Eka Indra Kumala Djuwita menyapa dan berbincang dengan sejumlah korban kebakaran di Desa Monta Baru, di antaranya sejumlah ibu-ibu dan menanyakan kondisi mereka. 


Saat menemui ibu-ibu korban kebakaran, Eka Indra Kumala Djuwita menyatakan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warga Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima tersebut. 


Setelah mengetahui musibah yang dialami warga di Timur Pulau Sumbawa tersebut dirinya langsung berkoordinasi Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Bima yang juga Ketua Bapilu DPC PPP Kabupaten Bima, Maaruf Yasin,  S. Adm. 


Eka Indra Kumala Djuwita mengatakan, dirinya berharap bantuan tanggap darurat yang disalurkan dapat meringankan beban korban kebakaran di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu.


"Bantuan ini merupakan bentuk rasa keprihatinan saya kepada warga korban bencana kebakaran. Harapannya bantuan ini dapat meringankan beban para korban kebakaran, " ujarnya. 


Eka berharap korban kebakaran tabah menghadapi musibah. Korban kebakaran diharapkannya dapat bangkit lagi untuk menjalani aktivitas seperti biasa.  "Ini adalah cobaan dari Allah SWT. Saya berharap korban dapat melewati cobaan ini dan tidak larut dalam kesedihan, " harapnya


Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Monta Baru Kecamatan Lambu, Didi Afriansyah, S. Sos menyampaikan apresiasi atas bantuan yang disalurkan bakal calon anggota DPR RI Dapil 1/ Pulau Sumbawa,  Eka Indra Kumala Djuwita. 


Kepada Eka Indra Kumala Djuwita, Kades Monta Baru menceritakan kronologi kebakaran yang menyambar 13 rumah warga desa setempat. Kebakaran bersumber dari hubungan arus pendek (korsleting) listrik. 


"Dengan kehadiran Hj Eka Indra Kumala Djuwita pada kesempatan ini, kami selalu Pemerintah Desa Monta Baru Kecamatan Lambu,  lebih khusus keluarga korban (kebakaran) mewakili sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas keluangan waktu,  rasa belangsungkawanya umi bisa hadir sekaligus menyampaikan kepada korban yang sedang tertimpa musibah, " ucap Kades Monta Baru. 


Pada kesempatan tersebut, Hj Eka Indra Kumala Djuwita SH dibantu tim Eka Center menyerahkan bantuan tanggap darurat 100 karung beras yang masing-masing berisi 10 kilogram dan 22 mie dus mie instan, yang diterima simbolis oleh Kepala Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima di posko bantuan korban kebakaran Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. 


Usai mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Monta Baru, Eka Indra Kumala Djuwita mengunjungi Eka Center di Desa Soro Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. 


Sebagaimana diketahui sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di RT 7/3 Dusun Panggu Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (14/10/2023) siang. 


Tiga belas rumah warga setempat dilahap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik (korsleting). 


Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bima melaporkan, nilai kerusakan akibat kejadian tersebut ditaksir Rp1,8 miliar. 


Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bima, Rifai menyebut,  kebakaran terjadi sekira pukul 11.40 Wita. Mulanya api melahap rumah milik Sahbudin (46 tahun). Namun naas saat kejadian angin sedang kencang, sehingga menyebabkan api menjalar dan membakar sejumlah rumah warga lain di sekitar.


Setelah mengetahui peristiwa tersebut, sejumlah warga mendatangi tempat kejadian dan berupaya memadamkan api menggunakan air yang disedot menggunakan diesel.  “Karena angin berhembus kencang mengakibatkan api menjalar ke rumah sebelahnya,” ujar dia. 


Sekira pukul 12.08 Wita, mobil tangki air dari kantor Pemerintah Kecamatan Sape tiba di tempat kejadian dan langsung berupaya membantu memadamkan api bersama warga. Api baru berhasil dipadamkan total sekira pukul 12.40 Wita. 


Rifai menyebut, enam rumah panggung milik warga hangus hingga rata dengan tanah, masing-masing milik  Sahbudin,  Anwar, Jufrin, M Tahir, Jaharuddin, dan Samdin. Sementara itu lima rumah lain dilaporkan rusak berat, masing-masing milik Muhtar, Mukrin, Junaidin, dan Adhar  Khairil.


Laporan: Tim MN

Editor: Nas