Refleksi Akhir Zaman dan Memaknai Hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw di Masjid Al-Amin

Semua Halaman

.

Refleksi Akhir Zaman dan Memaknai Hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw di Masjid Al-Amin

REDAKSI
Senin, 10 Oktober 2022

 



/ DKM AL-AMIN / Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Amin Desa Rato Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menghelat Maulid Agung Nabi Muhammad Saw, pada hari Ahad 9 Oktober 2022 Masehi / 13 Rabiul Awal 1444 Hijriah, di Masjid Besar Al- Amin Desa Rato. Dalam Maulid tersebut, Ustadz H Mujiburrahman S.Ag menjadi penceramah dalam Peringatan kelahiran Nabiyullah Muhammad Saw.


H Mujiburrahman S.Ag dalam ceramahnya, menyampaikan bahwa substansi peringatan maulid bermanfaat bagi umat Islam itu sendiri. Yakni memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW lebih dititikberatkan pada bagaimana umat Muslim menyegarkan lagi memori untuk selalu meneladani perjuangan Rasulullah.


Terlebihnya kita bisa memacu lagi berbagai amalan ibadah yang lebih berkualitas dan sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya.


“Sebagaimana dalam firman Allah Swt; 'Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab 21)," terang Mujiburrahman.


Ada beberapa hikmah dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, lanjut Mujiburrahman, yakni mendorong orang untuk membaca shalawat. Dimana shalawat itu diperintahkan oleh Allah SWT dalam surah Al-Ahzab ayat 56. “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya.”


Peringatan Maulid Nabi SAW merupakan ungkapan kegembiraan dan kesenangan dengan Beliau. Bahkan, orang kafir saja mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu. 


"Bila kepada seorang yang kafir pun Allah merahmati karena kegembiraannya atas kelahiran sang Nabi Muhammad SAW, apalagi anugerah Allah SWT bagi umatnya yang beriman dan bertakwa," ujar Mujiburrahman yang penuh bermakna dan hikmah tersebut.


Sementara itu, Sekertaris DKM Al-Amin Muhlis H Ibrahim SP menambahkan, memperingati Maulid Nabi bisa meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW. Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah SAW adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan.


Peringati Maulid ini juga untuk meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW dalam setiap gerak-gerik dalam kehidupan kita. Sebagaiman dalam surah Al-Ahzab ayat 21 Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”


Disampaikan pula oleh H Yan HA Talib, bahwa Peringati Maulid Agung Nabi Muhammad Saw ini untuk melestarikan ajaran dan misi perjuangan Rasulullah SAW dan para Nabi. 


"Sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir, Rasulullah Saw meninggalkan pesan kepada umat yang amat disayanginya. Beliau bersabda, “Aku tinggalkan pada kalian dua perkara, kalian tidak akan tersesat dengannya, yakni Kitabullah dan sunnah Nabi Muhammad SAW"," ucap H Yan dalam bincang singkat usai acara tersebut.


Editor: Humas DKM Al-Amin Desa Rato