13 Warga Serang Banten Mudik Ditengah Perketat Penanganan CoVid-19

Semua Halaman

.

13 Warga Serang Banten Mudik Ditengah Perketat Penanganan CoVid-19

REDAKSI
Senin, 06 April 2020
| Suasana mudik 13 orang warga Serang Banten dari Desa Rasabou, Kecamatan Bolo - Bima - NTB |


| BIMA - NTB | Sebanyak 13 orang warga Kabupaten Serang Provinsi Banten - Jawa Barat, terpaksa pulang kampung menyusul diperketatnya penanganan penyebaran Corona Virus atau CoVid-19 yang mulai mengancam kehidupan warga Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Warga Serang Banten – Jawa Barat tersebut baru satu bulan lebih bermondok di RT10/RW03 Desa Rasabou Kecamatan Kabupaten Bima. Mereka berjumlah 16 orang dengan aktifitas setiap hari penjual barang (sepatu).

Data tim relawan CoVid-19 Pemerintah Desa Rasabou mencatat—dari 16 orang warga Banten tersebut—13 diantaranya sudah pulang kampung menggunakan bus Rasa Sayang, Senin (6/4/2020) malam tadi.

| BACA JUGA | 



“Kemarin di lokasi pemeriksaan di Jembatan Timbang Desa Madawau – Madapangga, kami semua disecreening oleh petugas. Alhamdulillah, suhu tubuh kami semuanya normal,” kata Makmun, salah satu dari kelompok mereka.

Sementara itu, 13 orang warga warga Provinsi Banten yang pulang tersebut, yakni—Owibowo, Idra, Buding, Makmur, Yayan, Sumar, Kahpi, Nden, Nanang, Heri, Uloh, Ipong dan Jeki. Sedangkan tiga rekannya yang masih mondok di RT03 Desa Rasabou bernama Bunga, Iyang dan Epin.

Penulis: Doni Yen
Editor: Adi Pradana